Seringkali terjadi diskusi menarik di milis parakontel (para kontraktor telekomunikasi indonesia), umumnya yang sering menjadi polemik adalah hal-hal non-teknis seperti masalah berapa rate salary yang tepat saat overseas. Dan diskusi tersebut baru-baru ini muncul di milis. Sebagai pendatang baru (newbie) hal tersebut biasanya menjadi masalah, terutama sekarang-sekarang ini. Saat saya mulai overseas dulu (tahun 2007) memang kabar yang terdengar rate untuk “ngagen” (istilah engineer-engineer telekomunikasi yang mengerjakan project overseas via agency) berkisar 7k (usd / eur). Namun pada kenyataannya tiap project tidak selalu sama.
Akhir-akhir ini beberapa project mengalami penurunan drastis, sehingga rate yang ditawarkan jauh dibawah 7k tersebut. Dan diskusi menarik tersebut muncul ketika salah satu peserta milis mempertanyakan hal tersebut dimana dia heran melihat project-project yang ditawarkan nilainya jauh dibawah rumor yang selama ini dia dengar. Berhubung saat itu project di georgia sudah selesai dan saya dalam masa tenggang menunggu project di armenia, maka saya coba buat sedikit summary mengenai masalah rate salary ke milis parakontel.
Milis parakontel saat ini sifatnya eksklusif, dalam arti pendatang baru yang ingin join harus menggunakan referensi dari anggota yang sudah join untuk bisa di approve. Jadi summary yang saya buat akan ditulis kembali disini dengan harapan bisa menjadi sedikit bekal informasi bagi para newbie yang kebetulan belum bisa mengakses milis / group parakontel.










Recent Comments